728 x 90

HUT Ke-219 KAJ Jadi Momentum Penguatan Gerakan Pilah Sampah DKI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak umat Katolik ikut memperkuat gerakan pemilahan sampah rumah tangga dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-219 Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Ajakan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengurangan volume sampah yang terus meningkat di ibu kota. Dalam acara yang digelar di Gereja Katedral Jakarta, Pramono menilai persoalan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak umat Katolik ikut memperkuat gerakan pemilahan sampah rumah tangga dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-219 Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Ajakan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengurangan volume sampah yang terus meningkat di ibu kota.

Dalam acara yang digelar di Gereja Katedral Jakarta, Pramono menilai persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya diselesaikan pemerintah tanpa keterlibatan masyarakat dan komunitas keagamaan. Menurut dia, pemilahan sampah dari rumah menjadi langkah penting untuk mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang selama ini menampung sampah Jakarta.

Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dengan memperkuat budaya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya. Ia menyebut keterlibatan komunitas keagamaan dapat mempercepat edukasi publik karena memiliki jaringan sosial yang luas hingga tingkat lingkungan. 

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, produksi sampah harian Jakarta masih berada di kisaran 7.000 hingga 8.000 ton per hari. Sebagian besar sampah rumah tangga tersebut belum dipilah sehingga menyulitkan proses pengolahan dan daur ulang. 

Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyambut baik ajakan tersebut. Ia menilai isu lingkungan dan pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk komunitas keagamaan. Gereja Katolik, kata dia, selama ini juga mendorong gerakan ramah lingkungan melalui edukasi dan pengurangan sampah plastik di lingkungan gereja. 

Pemerintah Provinsi DKI sebelumnya menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen melalui penguatan bank sampah, pengolahan sampah organik, serta peningkatan partisipasi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi tekanan terhadap fasilitas pengelolaan sampah Jakarta. 

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos