728 x 90

Bappenas Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 7,5 Persen pada 2027

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,5 persen pada 2027. Target ambisius tersebut menjadi bagian dari peta jalan pemerintah menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada akhir dekade ini. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan target pertumbuhan tersebut akan dicapai secara bertahap melalui penguatan produktivitas nasional, peningkatan investasi, serta akselerasi pembangunan di

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,5 persen pada 2027. Target ambisius tersebut menjadi bagian dari peta jalan pemerintah menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada akhir dekade ini.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan target pertumbuhan tersebut akan dicapai secara bertahap melalui penguatan produktivitas nasional, peningkatan investasi, serta akselerasi pembangunan di daerah. Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi tidak bisa lagi hanya bertumpu pada Jakarta dan kawasan industri utama.

“Pertumbuhan ini tidak hanya di Jakarta, tetapi harus tumbuh di setiap daerah,” kata Rachmat dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Bappenas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 berada di kisaran 6,3 persen sebelum meningkat menjadi 7,5 persen pada 2027 dan 7,7 persen pada 2028. Pemerintah menilai target tersebut realistis jika program prioritas nasional berjalan optimal dan investasi terus meningkat.

Untuk mencapai sasaran tersebut, pemerintah menyiapkan delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang menjadi fondasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027. Program itu mencakup sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, ekonomi desa, hingga pengentasan kemiskinan.

Di sektor energi, pemerintah menargetkan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt, mandatori biodiesel B50, dan percepatan kendaraan listrik. Sementara pada sektor pangan, pemerintah akan memperkuat pembangunan kawasan pangan terpadu dan modernisasi sektor perikanan.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai proyek hilirisasi industri strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam. Selain mengandalkan APBN, Bappenas mendorong pembiayaan nonfiskal melalui investasi swasta dan dukungan lembaga seperti Danantara Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ekonomi Indonesia saat ini berada dalam fase akselerasi meski pasar keuangan global masih dibayangi ketidakpastian. Pemerintah optimistis kombinasi investasi, hilirisasi, dan pembangunan daerah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, sejumlah ekonom menilai target 7,5 persen akan menjadi tantangan besar mengingat rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu dekade terakhir masih berada di kisaran 5 persen. Pemerintah kini dituntut memastikan reformasi birokrasi, iklim investasi, dan produktivitas industri berjalan lebih cepat agar target tersebut dapat tercapai.

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos