JAKARTA — Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang masuk daftar buronan kasus penembakan warga sipil di Papua Tengah. Pelaku berinisial TJ alias K alias AW diringkus di Kabupaten Mimika setelah dua bulan dalam pelarian. Penangkapan dilakukan pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 10.56 WIT di wilayah SP 2, Mimika.

JAKARTA — Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang masuk daftar buronan kasus penembakan warga sipil di Papua Tengah. Pelaku berinisial TJ alias K alias AW diringkus di Kabupaten Mimika setelah dua bulan dalam pelarian. Penangkapan dilakukan pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 10.56 WIT di wilayah SP 2, Mimika. Saat hendak diamankan, pelaku berusaha melawan dan melarikan diri ke arah hutan, sehingga aparat melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka di bagian kaki.
Kasus ini berkaitan dengan penembakan yang menewaskan Ahmad Gunawan (41), warga asal Maros, Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada 12 Februari 2026 di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, ketika korban sedang menjaga kios. Dalam kronologi kejadian, korban didatangi dua orang pelaku yang langsung menodongkan senjata api jenis revolver sebelum melepaskan tembakan. Korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.
Berdasarkan hasil penyelidikan, TJ diketahui merupakan anggota kelompok KKB Mewoluk yang dipimpin Ternus Enumbi. Selama menjadi buronan, pelaku berpindah-pindah wilayah, mulai dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika untuk menghindari kejaran aparat serta mencari tambahan persenjataan. Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke RS Bhayangkara Timika untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka tembak sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.
Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat dalam menindak pelaku kekerasan bersenjata di Papua yang kerap menyasar warga sipil. Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus memburu anggota kelompok bersenjata lain yang masih dalam daftar pencarian orang. Dalam beberapa tahun terakhir, aksi kekerasan oleh kelompok bersenjata di Papua masih menjadi tantangan keamanan, terutama di wilayah pegunungan. Aparat menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil serta penegakan hukum untuk menjaga stabilitas wilayah. Dengan tertangkapnya pelaku, aparat berharap dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di Papua Tengah.






