Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu malam (10/5/2026). Hingga Senin dini hari, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 21.44 WIB. Episenter gempa berada di koordinat 1,58 derajat Lintang Utara dan 120,42 derajat

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu malam (10/5/2026). Hingga Senin dini hari, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 21.44 WIB. Episenter gempa berada di koordinat 1,58 derajat Lintang Utara dan 120,42 derajat Bujur Timur atau sekitar 63 kilometer barat laut Tolitoli.
BMKG menyebut pusat gempa berada di laut pada kedalaman 10 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa dikategorikan sebagai gempa dangkal yang umumnya dipicu aktivitas sesar aktif atau pergerakan lempeng di wilayah Sulawesi bagian utara.
Dalam informasi awal yang dirilis melalui akun resmi BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Wilayah Sulawesi Tengah termasuk salah satu daerah dengan aktivitas seismik cukup tinggi karena berada di jalur pertemuan beberapa sesar aktif. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut kerap mengalami gempa bumi dengan magnitudo bervariasi, baik yang berpusat di darat maupun laut.
BMKG mengingatkan bahwa informasi awal gempa masih dapat berubah setelah proses analisis lanjutan dilakukan. Karena itu, masyarakat diimbau mengikuti perkembangan resmi melalui kanal informasi BMKG dan pemerintah daerah setempat.
Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah belum mengeluarkan laporan resmi terkait dampak lanjutan pascagempa di wilayah Tolitoli maupun daerah sekitar episenter.















