728 x 90

Fluktuasi Rupiah Dinilai Jadi Momentum Pembenahan Struktur Ekonomi Nasional

Fluktuasi Rupiah Dinilai Jadi Momentum Pembenahan Struktur Ekonomi Nasional

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai dapat menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan struktur ekonomi nasional. Tekanan terhadap rupiah dianggap menunjukkan perlunya penguatan fundamental ekonomi agar Indonesia tidak terus rentan terhadap gejolak eksternal.  Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengatakan volatilitas rupiah seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tekanan jangka pendek, tetapi

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai dapat menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan struktur ekonomi nasional. Tekanan terhadap rupiah dianggap menunjukkan perlunya penguatan fundamental ekonomi agar Indonesia tidak terus rentan terhadap gejolak eksternal. 

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengatakan volatilitas rupiah seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tekanan jangka pendek, tetapi juga menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperbaiki ketahanan ekonomi domestik. Menurut dia, Indonesia perlu mengurangi ketergantungan terhadap impor, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan daya saing ekspor. 

Dalam beberapa pekan terakhir, rupiah terus mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS, keluarnya modal asing dari pasar domestik, dan meningkatnya ketidakpastian global. Pada perdagangan Rabu (20/5/2026), rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp17.743 per dolar AS. 

Wijayanto menilai struktur ekonomi Indonesia masih terlalu bergantung pada komoditas mentah dan arus modal jangka pendek. Kondisi tersebut membuat rupiah mudah tertekan ketika terjadi perubahan sentimen global atau kenaikan suku bunga di negara maju. 

Karena itu, ia mendorong pemerintah mempercepat hilirisasi industri, memperkuat sektor manufaktur, dan meningkatkan produktivitas nasional agar ekonomi lebih tahan terhadap tekanan global. Penguatan investasi domestik dan reformasi birokrasi juga disebut penting untuk memperbesar daya tahan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, Bank Indonesia telah merespons tekanan terhadap rupiah dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan volatilitas pasar keuangan. 

Pemerintah juga mulai menyiapkan sejumlah kebijakan penguatan ekonomi, termasuk pengetatan tata kelola ekspor komoditas dan optimalisasi devisa hasil ekspor. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi nasional agar kekayaan sumber daya alam lebih banyak memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Ekonom menilai koordinasi fiskal dan moneter menjadi kunci agar stabilitas rupiah dapat terjaga tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi. Pembenahan struktur ekonomi disebut harus dilakukan secara konsisten agar Indonesia tidak terus bergantung pada sentimen pasar global dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos