728 x 90

Dolar AS Tembus Rp17.700, Rupiah Kembali Tertekan di Pasar Pagi

Dolar AS Tembus Rp17.700, Rupiah Kembali Tertekan di Pasar Pagi

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Selasa (19/5) pagi. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Negeri Paman Sam sempat menyentuh level Rp17.705 atau menembus area psikologis Rp17.700 per dolar AS.  Penguatan dolar tersebut lebih tinggi dibanding posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp17.680 per dolar AS. Kondisi

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Selasa (19/5) pagi. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Negeri Paman Sam sempat menyentuh level Rp17.705 atau menembus area psikologis Rp17.700 per dolar AS. 

Penguatan dolar tersebut lebih tinggi dibanding posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp17.680 per dolar AS. Kondisi ini memperpanjang tren pelemahan rupiah yang dalam beberapa pekan terakhir terus berada di bawah tekanan pasar 

Selain terhadap rupiah, dolar AS juga tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia seperti dolar Kanada (CAD) dan franc Swiss (CHF). Namun, mata uang AS justru melemah terhadap yen Jepang (JPY), euro (EUR), poundsterling Inggris (GBP), dan dolar Australia (AUD). 

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Penguatan dolar AS juga dipicu aliran modal yang kembali masuk ke aset-aset safe haven berbasis dolar. 

Bank Indonesia sebelumnya menyatakan terus melakukan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar valuta asing dan obligasi guna menjaga pergerakan rupiah tetap terkendali. Pemerintah dan otoritas moneter juga memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah tekanan eksternal yang meningkat. 

Pelemahan rupiah kali ini menjadi salah satu yang terdalam sepanjang sejarah perdagangan modern Indonesia. Pada awal pekan, dolar AS bahkan sempat menyentuh Rp17.658 sebelum akhirnya kembali melonjak ke atas Rp17.700 hari ini. 

Kondisi tersebut turut memengaruhi sentimen pasar keuangan domestik, termasuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih bergerak fluktuatif pada perdagangan pagi. Investor kini menunggu respons lanjutan Bank Indonesia serta perkembangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah rupiah dalam jangka pendek. 

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos