Polsek Metro Tamansari membongkar jaringan penjambretan bersenjata tajam yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap enam orang pelaku yang terdiri dari eksekutor jambret hingga penadah emas hasil kejahatan. Kapolsek Metro Tamansari Kompol Adhi Wananda mengatakan komplotan tersebut kerap menyasar korban pengguna perhiasan emas di kawasan padat aktivitas warga. Para pelaku

Polsek Metro Tamansari membongkar jaringan penjambretan bersenjata tajam yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap enam orang pelaku yang terdiri dari eksekutor jambret hingga penadah emas hasil kejahatan.
Kapolsek Metro Tamansari Kompol Adhi Wananda mengatakan komplotan tersebut kerap menyasar korban pengguna perhiasan emas di kawasan padat aktivitas warga. Para pelaku disebut menjalankan aksinya secara berkelompok menggunakan sepeda motor untuk mempermudah pelarian setelah merampas barang milik korban.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap para tersangka biasanya mengincar korban yang berjalan sendirian atau sedang berkendara di jalan sempit dan minim pengawasan. Setelah berhasil mengambil kalung atau gelang emas milik korban, hasil kejahatan langsung dijual kepada penadah untuk kemudian dicairkan menjadi uang tunai.
Dalam operasi penangkapan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, senjata tajam, serta emas hasil penjambretan. Aparat juga masih memburu satu pelaku lain berinisial S yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut.
Polisi menyebut uang hasil kejahatan digunakan para tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membeli narkotika jenis sabu. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, seluruh pelaku yang diamankan diketahui positif menggunakan narkoba.
Para tersangka kini ditahan dan dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan serta penadahan barang hasil kejahatan. Mereka terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pengungkapan kasus ini kembali menyoroti maraknya aksi kejahatan jalanan di Jakarta Barat, khususnya penjambretan yang melibatkan kelompok terorganisasi. Polisi memastikan patroli dan pengawasan di titik rawan kriminalitas akan diperkuat untuk menekan aksi serupa di kawasan permukiman maupun pusat aktivitas masyarakat.















