Purbaya Kritik Praktik Penumpukan Barang Impor di Pelabuhan, Bebani Ekonomi

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti masih adanya praktik importir yang membiarkan barang berada terlalu lama di kawasan pelabuhan sebelum didistribusikan ke tujuan akhir.

Menurut Purbaya, kondisi tersebut dapat menimbulkan inefisiensi dalam rantai logistik nasional. Semakin lama barang tertahan di pelabuhan, semakin besar biaya yang harus ditanggung pelaku usaha dan pada akhirnya berpotensi memengaruhi harga barang di pasar.

Ia menilai percepatan arus barang menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Efisiensi logistik yang lebih baik juga dapat membantu mengurangi tekanan biaya bagi sektor industri dan perdagangan.

Purbaya menekankan perlunya perbaikan koordinasi antara pelaku usaha, operator pelabuhan, dan instansi terkait agar proses distribusi berjalan lebih cepat. Digitalisasi layanan logistik juga dinilai dapat membantu mengurangi hambatan administrasi.

Pemerintah selama beberapa tahun terakhir telah berupaya menekan dwelling time atau waktu tunggu barang di pelabuhan melalui berbagai reformasi kebijakan. Namun masih terdapat tantangan yang perlu diselesaikan agar efisiensi logistik nasional semakin meningkat.

Menurutnya, perbaikan tata kelola logistik akan memberikan dampak positif terhadap daya saing ekspor, stabilitas harga, serta pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Related Posts

IHSG Kembali Melemah ke Kisaran 5.500, Investor Cermati Sentimen Global dan Rupiah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengakhiri perdagangan di zona merah dan turun…

Read more

IHSG Terkoreksi 33 Persen, Tekanan Rupiah ke Rp18.000 Jadi Sorotan Investor

Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan berat setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat…

Read more

Related News

Asap Sempat Muncul di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Penerbangan Dipastikan Normal

  • June 7, 2026
  • 1 views
Asap Sempat Muncul di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Penerbangan Dipastikan Normal

Purbaya Kritik Praktik Penumpukan Barang Impor di Pelabuhan, Bebani Ekonomi

  • June 7, 2026
  • 3 views
Purbaya Kritik Praktik Penumpukan Barang Impor di Pelabuhan, Bebani Ekonomi

IHSG Kembali Melemah ke Kisaran 5.500, Investor Cermati Sentimen Global dan Rupiah

  • June 6, 2026
  • 5 views
IHSG Kembali Melemah ke Kisaran 5.500, Investor Cermati Sentimen Global dan Rupiah

Bea Cukai Kenakan Tagihan Rp97 Miliar kepada Tiffany & Co Usai Audit Impor

  • June 6, 2026
  • 7 views
Bea Cukai Kenakan Tagihan Rp97 Miliar kepada Tiffany & Co Usai Audit Impor

Zelensky Ajukan Pertemuan Langsung dengan Putin Lewat Surat Terbuka untuk Akhiri Perang

  • June 6, 2026
  • 8 views
Zelensky Ajukan Pertemuan Langsung dengan Putin Lewat Surat Terbuka untuk Akhiri Perang

Puluhan Warga Karawaci Turun ke Jalan, Keluhkan Polusi Debu Batu Bara dari Pabrik

  • June 6, 2026
  • 7 views
Puluhan Warga Karawaci Turun ke Jalan, Keluhkan Polusi Debu Batu Bara dari Pabrik