

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun menegaskan program tersebut tidak akan dihentikan. Menurutnya, penghematan perlu dilakukan untuk memperkuat pengelolaan fiskal negara, sementara manfaat program bagi masyarakat tetap harus dipertahankan melalui perbaikan tata kelola dan pelaksanaan di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan mengenai besaran efisiensi anggaran MBG. Ia berkelakar bahwa dirinya menginginkan anggaran program itu bisa ditekan hingga nol, tetapi hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena MBG merupakan program prioritas pemerintah yang telah berjalan. Oleh sebab itu, fokus pemerintah kini diarahkan pada upaya meningkatkan efisiensi tanpa menghilangkan manfaat program bagi masyarakat.
Purbaya mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengajukan usulan penghematan anggaran yang dinilai cukup signifikan. Setelah mempelajari proposal tersebut, Kementerian Keuangan menilai masih terdapat ruang untuk meningkatkan efisiensi lebih lanjut. Meski demikian, ia menekankan pengurangan anggaran harus dilakukan secara hati-hati agar pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Menurut Purbaya, langkah efisiensi bukan hanya berkaitan dengan pengurangan belanja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola program. Ia menyebut pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat optimal serta mengurangi potensi pemborosan dalam pelaksanaan MBG. Dengan tata kelola yang lebih baik, program diharapkan tetap efektif sekaligus lebih efisien dari sisi penggunaan anggaran negara.
Menteri Keuangan juga menjelaskan bahwa keputusan akhir mengenai usulan efisiensi akan disampaikan Kepala BGN kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, masih menunggu hasil pembahasan tersebut sebelum menetapkan besaran penghematan yang akan diterapkan. Ia menilai pergantian pimpinan di BGN sebelumnya menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membenahi pelaksanaan MBG sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran.
Di sisi lain, Kementerian Keuangan menyatakan siap mendukung pelaksanaan program melalui penguatan sistem pengawasan hingga ke daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas sekaligus memastikan dana yang dialokasikan benar-benar dimanfaatkan sesuai sasaran. Pemerintah menegaskan efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi komitmen terhadap program MBG, melainkan menciptakan mekanisme belanja yang lebih efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas tanpa membebani kondisi fiskal negara. Dengan pendekatan tersebut, MBG diharapkan tetap menjadi salah satu program prioritas yang berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.







