Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (19/5), di tengah tekanan yang masih membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kunjungan tersebut dilakukan bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Rombongan tiba di Gedung BEI, Jakarta Pusat, sekitar pukul

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (19/5), di tengah tekanan yang masih membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kunjungan tersebut dilakukan bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.
Rombongan tiba di Gedung BEI, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.27 WIB dan langsung menuju lantai atas gedung bursa. Hingga kunjungan berlangsung, belum ada penjelasan rinci dari Dasco terkait agenda pembahasan maupun tujuan utama kedatangannya ke pusat perdagangan saham tersebut.
Kehadiran sejumlah pejabat negara dan pelaku industri investasi itu terjadi ketika pasar saham domestik masih bergerak fluktuatif. Berdasarkan data perdagangan pagi, IHSG sempat dibuka melemah di kisaran level 6.599 sebelum turun lebih dalam ke posisi 6.565,30 atau terkoreksi sekitar 0,51 persen. Namun beberapa saat kemudian, indeks kembali bergerak ke zona hijau.
Tekanan terhadap pasar modal Indonesia masih menjadi perhatian investor sejak awal tahun. Data perdagangan menunjukkan IHSG telah terkoreksi sekitar 24 persen secara year to date akibat kombinasi sentimen global, penguatan dolar AS, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi internasional.
Kunjungan Dasco ke BEI juga dinilai mencerminkan perhatian pemerintah dan parlemen terhadap kondisi pasar keuangan nasional. Sebagai pimpinan DPR bidang ekonomi dan keuangan, Dasco selama ini kerap terlibat dalam pembahasan isu fiskal, investasi, hingga stabilitas sektor keuangan bersama pemerintah dan otoritas terkait.
Sementara itu, Rosan Roeslani yang kini memimpin Danantara Indonesia juga aktif terlibat dalam penguatan iklim investasi nasional. Kehadiran Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi dalam kunjungan tersebut memperkuat dugaan adanya pembahasan mengenai kondisi pasar modal dan langkah menjaga kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar.
Pelaku pasar saat ini masih menanti berbagai kebijakan ekonomi dan sentimen global yang berpotensi mempengaruhi arah perdagangan saham domestik dalam beberapa pekan mendatang.
















