
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan gempa tidak hanya dirasakan di wilayah Aceh, tetapi juga hingga Kota Medan, Sumatera Utara.
BMKG mencatat gempa terjadi sekitar pukul 11.18 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 41 kilometer timur laut Gayo Lues, pada kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan hasil analisis, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah
Selain Gayo Lues, getaran gempa dirasakan di sejumlah daerah lain di Aceh, termasuk Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, hingga Aceh Barat Daya. Guncangan juga dirasakan oleh warga di Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Selatan, dan Aceh Tamiang dengan intensitas yang bervariasi.
Di Medan, sejumlah warga mengaku merasakan guncangan yang cukup kuat sehingga sempat keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri. Meski demikian, situasi dilaporkan tetap terkendali.
BMKG Catat Gempa Susulan
Setelah gempa utama terjadi, BMKG mencatat sedikitnya sembilan gempa susulan hingga beberapa jam kemudian. Gempa susulan tersebut merupakan bagian dari aktivitas seismik yang masih berlangsung di sekitar lokasi episentrum.
BMKG menjelaskan gempa di Gayo Lues tergolong sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Belum Ada Laporan Kerusakan Besar
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aparat bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan di sejumlah wilayah yang merasakan guncangan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dipastikan aman oleh pihak berwenang.
Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi terkait perkembangan gempa hanya dari sumber resmi, seperti BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Apabila terjadi gempa susulan, masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi ke tempat terbuka apabila berada di dalam bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.



