
Emiten infrastruktur milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), membukukan laba bersih sekitar Rp142,37 miliar pada kuartal I 2026. Meski mencatatkan kinerja positif secara nominal, capaian tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan laba terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan perseroan. Pada tiga bulan pertama 2026, CDIA mencatatkan pendapatan sekitar US$41,2 juta atau meningkat sekitar 19 persen secara tahunan. Hal ini mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap berjalan, khususnya di sektor energi dan logistik.
Namun, kenaikan pendapatan tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan profitabilitas. Laba bersih perusahaan tercatat turun tajam hingga sekitar 68–70 persen secara tahunan, dipengaruhi oleh lonjakan beban operasional dan biaya pokok pendapatan. Kenaikan biaya ini antara lain terkait ekspansi aset serta peningkatan aktivitas bisnis di berbagai lini.
Secara operasional, kinerja CDIA tetap ditopang oleh utilisasi aset yang tinggi dan basis pendapatan berulang yang stabil. Segmen energi menjadi penyumbang terbesar pendapatan, diikuti oleh bisnis logistik yang juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Selain itu, kontribusi pihak ketiga dan kenaikan tarif di sektor logistik turut memberikan tambahan pendapatan.
Di sisi lain, perusahaan mencatatkan peningkatan kinerja pada indikator operasional seperti EBITDA yang melonjak lebih dari 100 persen secara tahunan. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi operasional dan keberhasilan strategi ekspansi yang mulai memberikan hasil.
Manajemen menyebut bahwa penurunan laba bersih juga dipengaruhi oleh faktor non-berulang pada periode sebelumnya, sehingga kinerja tahun ini lebih merefleksikan kondisi operasional yang berkelanjutan.
Ke depan, CDIA tetap optimistis terhadap prospek bisnis sepanjang 2026. Perusahaan menyiapkan sejumlah proyek ekspansi, termasuk penambahan armada logistik dan pengembangan infrastruktur energi. Dengan pipeline proyek yang kuat serta posisi likuiditas yang solid, perseroan berharap dapat menjaga pertumbuhan sekaligus memperbaiki profitabilitas di sisa tahun berjalan.
Tags: Prajogo Pangestu; Emiten; CDIA; Energi; Logistik
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.



