

Polda Jawa Timur membuka sayembara berhadiah Rp20 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat mengenai keberadaan Erlan, buronan yang diduga terlibat dalam pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati. Hadiah tersebut diberikan kepada pihak yang informasinya berujung pada penangkapan terduga pelaku.
Sayembara tersebut diumumkan oleh tim Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur sebagai bagian dari upaya mempercepat pencarian Erlan yang hingga kini masih masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu mengungkap kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
Kepala Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Aipda Sigit Dwi Susanto, menjelaskan bahwa hadiah sebesar Rp20 juta bukan berasal dari anggaran institusi kepolisian. Dana tersebut merupakan hasil inisiatif pribadi dirinya bersama sejumlah rekan penyidik yang ingin mempercepat penangkapan pelaku. Ia memastikan identitas pemberi informasi akan dijaga kerahasiaannya demi alasan keamanan.
Kasus ini bermula dari ditemukannya Ruly Yunis Setiawati meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada akhir Juni 2026. Sejak saat itu, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan hingga mengidentifikasi Erlan sebagai terduga pelaku. Polisi juga mengungkap bahwa Erlan diduga memiliki rekam jejak dalam kasus penipuan dengan modus menyasar perempuan yang telah mapan secara ekonomi.
Menurut penyidik, seluruh personel Jatanras telah dikerahkan untuk melacak keberadaan buronan tersebut. Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah kepolisian daerah dan satuan wilayah guna mempersempit ruang gerak Erlan yang diduga terus berpindah lokasi untuk menghindari penangkapan. Polisi mengaku telah menerima sejumlah informasi dari masyarakat dan masih memverifikasi setiap petunjuk yang masuk.
Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Erlan agar segera menghubungi penyidik dan tidak mencoba melakukan penangkapan sendiri. Seluruh informasi yang diterima akan diverifikasi sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut. Aparat berharap partisipasi masyarakat dapat mempercepat pengungkapan perkara sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.





