

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat hilirisasi hasil perikanan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kesepakatan kerja sama ditandatangani langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Nota kesepahaman tersebut berlaku selama lima tahun dan mencakup sembilan ruang lingkup strategis, mulai dari penataan ruang laut, penguatan tata kelola perikanan tangkap dan budidaya berkelanjutan, hilirisasi dan pemasaran hasil perikanan, pengawasan sumber daya kelautan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pemerintah daerah tidak ingin hanya menunggu program dari pemerintah pusat. Menurutnya, NTB memilih membangun kolaborasi aktif dengan kementerian dan lembaga agar berbagai potensi kelautan dapat dikembangkan secara lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah penguatan hilirisasi. Pemerintah daerah ingin mendorong pengolahan hasil perikanan di dalam daerah sehingga komoditas tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja baru, serta menarik investasi di sektor industri pengolahan hasil laut.
Selain hilirisasi, kerja sama juga mendukung penerapan konsep ekonomi biru yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian ekosistem laut. Penguatan tata kelola perikanan berkelanjutan, peningkatan pengawasan sumber daya kelautan, serta pengembangan budidaya yang ramah lingkungan menjadi bagian penting dari strategi tersebut.
Pemerintah berharap sinergi antara NTB dan KKP mampu mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Melalui penguatan tata kelola, hilirisasi industri, dan pengembangan ekonomi biru, sektor perikanan diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekspor, tetapi juga memperbesar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Barat.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.





