
Maskapai berbiaya rendah asal Korea Selatan, T’way Air, resmi membuka rute penerbangan langsung Jakarta–Incheon pulang-pergi (PP) yang mulai beroperasi pada 29 April 2026. Kehadiran rute baru ini langsung menyita perhatian publik Indonesia, terutama karena harga tiket yang disebut-sebut bisa dimulai dari kisaran Rp2 jutaan.
Peluncuran rute ini menandai ekspansi penting T’way Air ke pasar Asia Tenggara, sekaligus menjadi layanan langsung pertama maskapai low cost Korea di jalur tersebut. Penerbangan akan dilayani sebanyak lima kali dalam sepekan, yakni pada Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu, menggunakan pesawat Airbus A330-300 berkapasitas ratusan penumpang.
Daya tarik utama dari rute ini tentu terletak pada harga. Berdasarkan pemantauan saat pembukaan rute pada akhir April 2026, tiket untuk keberangkatan awal Mei dipatok mulai dari kisaran Rp2 jutaan. Angka ini dinilai sangat kompetitif dibandingkan harga rata-rata penerbangan Jakarta–Seoul yang selama ini bisa mencapai Rp4 juta hingga Rp9 juta untuk pulang-pergi, tergantung maskapai dan musim perjalanan.
Meski demikian, harga promo tersebut umumnya berlaku terbatas, baik dari sisi jumlah kursi maupun periode perjalanan. Dalam sejumlah platform pemesanan, harga tiket T’way Air untuk rute serupa juga tercatat bervariasi, dengan kisaran lebih tinggi untuk jadwal tertentu atau saat permintaan meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa tarif Rp2 jutaan lebih merupakan harga pembuka (launching fare) untuk menarik minat pasar.
Kehadiran rute langsung ini juga membawa perubahan signifikan dari sisi waktu tempuh. Sebelumnya, banyak penerbangan dari Jakarta ke Seoul harus transit di negara lain, yang membuat durasi perjalanan bisa mencapai lebih dari 9 jam. Dengan layanan langsung T’way Air, waktu tempuh rata-rata dapat ditekan menjadi sekitar 7 jam perjalanan udara.
Dalam konteks industri penerbangan, langkah T’way Air ini dipandang sebagai strategi agresif untuk memperluas jaringan internasional sekaligus menangkap tingginya minat wisatawan Indonesia ke Korea Selatan. Selain wisata, rute ini juga diharapkan mendukung mobilitas bisnis dan pendidikan antara kedua negara.
Antusiasme masyarakat pun terlihat cukup tinggi sejak pengumuman resmi dilakukan. Faktor harga yang terjangkau, ditambah popularitas Korea Selatan sebagai destinasi wisata, menjadi kombinasi kuat yang mendorong minat perjalanan. Apalagi, tren perjalanan ke Korea dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat, didorong oleh budaya pop, kuliner, hingga destinasi wisata yang semakin dikenal luas.
Hingga akhir April 2026, rute Jakarta–Incheon oleh T’way Air menjadi salah satu peluncuran penerbangan paling menarik perhatian di kawasan Asia. Dengan strategi harga agresif dan penerbangan langsung, maskapai ini berpotensi mengubah peta persaingan rute Indonesia–Korea Selatan dalam waktu dekat.
Tags: t’way air, pembukaan rute t’way air, t’way air jakarta



