
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun dari kinerja tahun buku 2025. Keputusan tersebut menjadi salah satu sentimen utama yang menarik perhatian investor di pasar modal, bersamaan dengan sejumlah aksi korporasi dari PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Pembagian dividen jumbo itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang digelar pada awal pekan ini. Selain menyetujui distribusi laba kepada pemegang saham, perseroan juga mengantongi restu untuk melaksanakan program pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp4 triliun.
Langkah tersebut dinilai memperkuat daya tarik TLKM di tengah tekanan yang masih membayangi pasar saham domestik. Dalam beberapa hari terakhir, pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami volatilitas akibat sentimen global.
Di saat yang sama, saham ENRG dan MDKA juga masuk radar pelaku pasar. ENRG menjadi sorotan setelah mengumumkan agenda penambahan modal, sedangkan MDKA menarik perhatian melalui laporan terbaru mengenai sumber daya emas yang dimiliki perusahaan. Kedua aksi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi prospek bisnis masing-masing emiten ke depan.
Analis pasar modal menilai aksi korporasi seperti pembagian dividen, buyback saham, hingga penguatan cadangan sumber daya masih menjadi faktor penting dalam menentukan minat investor terhadap suatu emiten. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor cenderung mencari perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan strategi bisnis yang jelas.
Bagi Telkom, pembagian dividen Rp21,9 triliun sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Sementara itu, perkembangan terbaru dari ENRG dan MDKA diperkirakan akan terus dipantau pasar dalam beberapa waktu mendatang.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.



