SPPG di Jakarta Barat Disetop Sementara karena Tak Layak Operasi

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memastikan dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Barat akan dikenai penghentian operasional sementara atau suspend karena dinilai tidak memenuhi standar kelayakan. Kedua dapur tersebut sebelumnya diperiksa langsung dalam inspeksi mendadak program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sidak dilakukan di wilayah Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dari hasil pemeriksaan lapangan, Dudung mengaku menemukan sejumlah persoalan serius terkait kebersihan dapur, tata kelola makanan, hingga standar kesehatan pangan yang dinilai membahayakan penerima manfaat program MBG. 

Menurut Dudung, kondisi dapur yang ditemukan di lapangan tidak hanya bermasalah secara administrasi, tetapi juga secara faktual tidak layak digunakan untuk penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak. Ia menegaskan program MBG tidak boleh sekadar mengejar target distribusi makanan tanpa memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan pangan. 

Dalam sidak tersebut, Dudung menemukan sejumlah kondisi yang dianggap tidak sesuai standar, seperti area dapur kotor, keberadaan belatung, tempat pencucian yang tidak layak, suhu ruangan terlalu panas, hingga area penyimpanan bahan basah dan kering yang masih bercampur. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Dudung mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan Wakil Kepala BGN untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Ia mendorong dapur yang tidak memenuhi standar segera dihentikan operasionalnya sampai seluruh perbaikan selesai dilakukan. 

“Kalau tidak bisa diperbaiki dalam waktu dekat, segera ditutup saja,” ujar Dudung dalam keterangannya di Jakarta. 

Pemerintah sebelumnya memang memperketat pengawasan terhadap SPPG dalam program MBG. Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan dapur MBG yang terkena suspend akibat tidak memenuhi standar higiene, sanitasi, atau keamanan pangan tidak akan menerima insentif selama masa penghentian operasional berlangsung. 

Selain dua dapur di Jakarta Barat tersebut, BGN sebelumnya juga telah melakukan suspend terhadap ratusan SPPG di berbagai daerah karena ditemukan ketidaksesuaian standar operasional. Pemerintah menilai pengawasan ketat diperlukan agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu benar-benar memberikan manfaat kesehatan dan gizi bagi masyarakat. 

Dudung menegaskan pengawasan program MBG akan terus dilakukan secara langsung di lapangan. Ia meminta seluruh pengelola dapur, yayasan, hingga pemasok bahan makanan tidak menjadikan program tersebut semata-mata sebagai ladang bisnis yang mengorbankan kualitas pelayanan publik. 

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

Remaja Tewas di Karawang Dipastikan Korban Perampokan Teman Sendiri

Pemerintah Naikkan Batas Usia Impor Pesawat Jadi 20 Tahun