Dusun Krajan Banjarnegara Potong 52 Sapi dan 339 Kambing saat Iduladha

Tradisi kurban melimpah kembali terjadi di Dusun Krajan, Banjarnegara, Jawa Tengah. Pada Iduladha 2026, warga setempat menyembelih 52 ekor sapi dan 339 kambing hasil swadaya masyarakat. 

Jumlah hewan kurban yang besar membuat dusun tersebut kembali menjadi perhatian publik. Aktivitas penyembelihan dilakukan serentak dan melibatkan ratusan warga yang bergotong royong sejak pagi hari.

Warga menyebut tradisi kurban dalam jumlah besar telah berlangsung turun-temurun selama puluhan tahun. Semangat berbagi dan solidaritas sosial menjadi alasan utama masyarakat terus mempertahankan kebiasaan tersebut.

Meski kondisi ekonomi nasional masih menghadapi tekanan, antusiasme warga untuk berkurban tetap tinggi. Tahun ini, sebagian masyarakat lebih banyak memilih kambing karena harga sapi yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada warga sekitar. Sebagian distribusi juga menjangkau daerah lain di sekitar Banjarnegara hingga wilayah tetangga yang membutuhkan pasokan daging kurban.

Suasana dusun selama Iduladha berlangsung ramai dengan aktivitas pemotongan, pengemasan, hingga distribusi daging. Jalan-jalan desa dipenuhi warga yang ikut membantu proses pembagian kurban.

Tradisi kurban besar di Krajan juga menjadi simbol kekompakan masyarakat desa. Warga menilai kegiatan tersebut bukan hanya ibadah tahunan, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial antarpenduduk.

Pemerintah desa berharap tradisi gotong royong yang terlihat saat Iduladha dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Kurban dinilai menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat pedesaan.

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Polsek Biau Buol, Asrama dan Rumah Dinas Ikut Terbakar

Kebakaran melanda kompleks Polsek Biau di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Senin (29/6),…

Read more

Lantik Delapan Pejabat Baru, Gus Ipul Ingatkan Integritas Jadi Modal Utama Layani Masyarakat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melantik delapan pejabat struktural dan fungsional…

Read more

Anda Mungkin Tertarik

Waarom kiezen voor Casino zonder idin 2026? Een eerlijke review van VIP-beloningen en meer

  • July 29, 2026
  • 4 views

Pinco Türkiye’deki en iyi online casino seçenekleri

  • July 29, 2026
  • 7 views

OTT Bupati Pemalang: Kasus Jual Beli Jabatan dan Suap Proyek

  • July 29, 2026
  • 4 views
OTT Bupati Pemalang: Kasus Jual Beli Jabatan dan Suap Proyek

Fresh Graduate di Singapura Semakin Sulit Mendapat Pekerjaan, Apa Alasannya?

  • July 28, 2026
  • 6 views
Fresh Graduate di Singapura Semakin Sulit Mendapat Pekerjaan, Apa Alasannya?

Perry Warjiyo Mundur, Investor Asing Ramai Lepas Saham 

  • July 28, 2026
  • 7 views
Perry Warjiyo Mundur, Investor Asing Ramai Lepas Saham 

Pergantian Pimpinan BI, Destry Minta Pasar Tidak Panik

  • July 27, 2026
  • 9 views
Pergantian Pimpinan BI, Destry Minta Pasar Tidak Panik