
JAKARTA, DUNIA WARTA – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mendorong peningkatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Provinsi Jiangxi, Tiongkok, agar naik kelas dari sekadar pola perdagangan konvensional menuju tahap industrialisasi bernilai tambah tinggi. Dorongan diplomasi ekonomi ini disampaikan dalam pertemuan bilateral guna memperkuat transfer teknologi, hilirisasi industri, serta investasi langsung di berbagai sektor manufaktur potensial. Penguatan kemitraan sub-nasional tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak.
Langkah ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam mempercepat proses industrialisasi berbasis penguasaan teknologi modern dan penciptaan lapangan kerja berkualitas di tanah air.
Penguatan Hilirisasi dan Transfer Teknologi
Dalam pemaparan strategisnya, Bamsoet menyoroti pentingnya pelibatan pelaku usaha dan pemerintah daerah dari Jiangxi untuk membangun kerja sama joint venture dengan industri lokal Indonesia, khususnya di bidang manufaktur, energi hijau, dan teknologi informasi. Pola perdagangan ekspor-impor biasa perlu ditransformasikan menjadi kolaborasi produksi berbasis riset dan pengembangan (R&D) sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar konsumtif.
Pihak delegasi Jiangxi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk menjajaki peluang investasi baru yang saling menguntungkan.
Prospek Ekonomi Bilateral dan Dampak Nasional
Peningkatan kerja sama ke tahap industrialisasi akan memperkokoh posisi Indonesia sebagai simpul rantai pasok industri di kawasan Asia Tenggara. Sinergi antara kapasitas bahan baku Indonesia dan keunggulan teknologi serta permodalan dari Jiangxi diyakini mampu mengakselerasi target pertumbuhan ekonomi nasional jangka panjang.
Komitmen para pemangku kepentingan kedua negara akan terus dikawal melalui forum bisnis dan pertukaran kunjungan teknis secara berkala.
Stabilitas hubungan diplomatik dan ekonomi ini menjadi pilar penting bagi penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Tiongkok di berbagai level pemerintahan.
Penutup
Dorongan Bamsoet agar kerja sama RI-Jiangxi naik tingkat dari perdagangan ke industrialisasi pada 13 September 2026 ini membuka lembaran baru dalam strategi penguatan ekonomi nasional.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.



