

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan penataan ulang kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, setelah seluruh tiang proyek monorel yang mangkrak selama bertahun-tahun berhasil dibongkar. Peresmian tersebut menandai berakhirnya salah satu simbol proyek infrastruktur yang lama terbengkalai di ibu kota.
Penataan koridor Rasuna Said dilakukan untuk memperbaiki estetika kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Setelah tiang-tiang beton monorel yang berdiri sejak awal 2000-an dibersihkan, ruang jalan kini terlihat lebih terbuka dan dinilai mampu memperbaiki wajah salah satu kawasan bisnis utama Jakarta.
Pramono menyebut penataan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi mempercantik ruang publik dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Menurutnya, keberadaan struktur monorel yang tidak pernah selesai dibangun selama bertahun-tahun telah mengurangi nilai estetika kawasan sekaligus menjadi pengingat proyek yang gagal terealisasi.
Pembongkaran tiang monorel dilakukan secara bertahap setelah pemerintah daerah menyelesaikan berbagai aspek administrasi dan teknis yang berkaitan dengan proyek tersebut. Selama proses berlangsung, sejumlah rekayasa lalu lintas diterapkan guna meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat yang melintasi kawasan Kuningan dan sekitarnya.
Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu koridor utama Jakarta yang menghubungkan pusat bisnis, kawasan perkantoran, dan berbagai fasilitas publik. Setiap hari, ruas jalan tersebut dilalui ribuan kendaraan sehingga penataan kawasan dinilai memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan warga dan citra kota secara keseluruhan.
Selain pembongkaran tiang monorel, pemerintah juga melakukan perbaikan trotoar, penataan lanskap, penghijauan, serta peningkatan fasilitas pendukung bagi pejalan kaki. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung konsep kota yang lebih ramah bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota modern.
Sejumlah warga dan pengguna jalan menyambut positif perubahan tersebut. Banyak pihak menilai kawasan Rasuna Said kini terlihat lebih rapi dan lapang dibanding sebelumnya. Hilangnya deretan tiang beton yang selama bertahun-tahun berdiri di tengah jalan dianggap sebagai simbol penyelesaian masalah lama yang sempat menjadi sorotan publik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap penataan serupa dapat diterapkan di sejumlah titik lain agar kualitas ruang kota terus meningkat seiring perkembangan Jakarta menuju kota global yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.





