Saham Bakrie Melonjak Saat IHSG Tertekan Sentimen Negatif MSCI

Saham Bakrie Melonjak Saat IHSG Tertekan Sentimen Negatif MSCI

Saham Bakrie Melonjak Saat IHSG Tertekan Sentimen Negatif MSCI

Saham-saham Grup Bakrie mencuri perhatian pasar setelah bergerak menguat di tengah tekanan besar yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat sentimen negatif rebalancing MSCI periode Mei 2026. Enam saham afiliasi Grup Bakrie bahkan masuk jajaran top leaders saat mayoritas saham berkapitalisasi besar terkoreksi tajam. 

Pada perdagangan Rabu (13/5), IHSG ditutup melemah 1,98% ke level 6.723,32. Tekanan pasar dipicu aksi jual investor asing yang tercatat mencapai Rp 1,53 triliun setelah pengumuman evaluasi indeks MSCI. Namun di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham Grup Bakrie justru melesat dan bergerak berlawanan arah dengan pasar. 

Beberapa saham yang mencatat penguatan signifikan antara lain PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), hingga PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). Penguatan saham-saham tersebut membuat Grup Bakrie mendominasi daftar penggerak utama IHSG pada sesi perdagangan tersebut. 

Analis menilai pergerakan saham Grup Bakrie didorong kombinasi sentimen komoditas dan aksi spekulatif pasar. Kenaikan harga emas global disebut memberi dorongan positif bagi saham emiten tambang seperti BRMS, sementara saham energi memperoleh sentimen dari prospek harga minyak dan batu bara yang masih fluktuatif. 

Selain faktor sektoral, pasar juga dinilai mulai memburu saham-saham second liner yang sebelumnya tertinggal setelah tekanan panjang di pasar saham domestik. Kondisi itu terjadi ketika investor mengurangi eksposur pada saham big caps yang terdampak sentimen MSCI dan arus keluar dana asing. 

Di sisi lain, sentimen MSCI masih menjadi perhatian utama pelaku pasar. Evaluasi indeks global tersebut sebelumnya memicu kekhawatiran terkait likuiditas, free float, dan potensi keluarnya dana asing dari sejumlah saham Indonesia. Isu itu membuat saham-saham perbankan dan konglomerasi besar mengalami tekanan cukup dalam sepanjang pekan ini. 

Meski reli saham Grup Bakrie memberi warna positif di tengah pelemahan IHSG, analis tetap mengingatkan investor untuk mencermati volatilitas tinggi pada saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil. Pergerakan harga dinilai masih sangat dipengaruhi sentimen jangka pendek dan aktivitas perdagangan spekulatif. 

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

Bitcoin Pizza Day 22 Mei Dorong Popularitas Kripto di Indonesia

Bitcoin Pizza Day 22 Mei Dorong Popularitas Kripto di Indonesia

Prabowo Yakinkan Publik soal Rupiah, Bos PPI Soroti Stabilitas Ekonomi Nasional

Prabowo Yakinkan Publik soal Rupiah, Bos PPI Soroti Stabilitas Ekonomi Nasional