Remaja Tewas di Karawang Dipastikan Korban Perampokan Teman Sendiri

Polisi memastikan kasus kematian seorang remaja berinisial AF (15) di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tidak berkaitan dengan bentrokan suporter sepak bola. Hasil penyelidikan mengungkap korban tewas akibat aksi perampokan yang dilakukan oleh temannya sendiri.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan kabar yang mengaitkan kematian korban dengan rivalitas suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta tidak benar. Menurut polisi, penyelidikan Satres PPA dan PPO Polres Karawang memastikan motif utama dalam kasus tersebut adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan. 

Kasus ini sempat memicu spekulasi di media sosial karena terjadi bertepatan dengan pertandingan Persib melawan Persija. Sebelumnya, korban juga ditemukan mengenakan jaket berwarna biru sehingga memunculkan dugaan keterlibatan kelompok suporter sepak bola. Namun polisi menegaskan tidak ditemukan kaitan antara peristiwa tersebut dengan konflik antarsuporter. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, peristiwa bermula pada Minggu (10/5) sekitar pukul 11.00 WIB ketika korban menjemput pelaku berinisial FA (17), yang merupakan teman sekampungnya. Keduanya disebut awalnya hendak membeli jaket hoodie, tetapi toko yang dituju dalam keadaan tutup. 

Situasi berubah ketika pelaku mengajak korban menuju area sepi di bantaran Sungai Citarum, Kampung Kaum, Desa Batujaya, sekitar pukul 14.30 WIB. Di lokasi tersebut, pelaku menyerang korban menggunakan pisau dapur yang telah dibawanya sejak awal. 

Setelah korban tewas, pelaku membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Polisi menyebut barang hasil rampasan kemudian dijual melalui seorang pria berinisial YS. Sebelum dijual, pelat nomor kendaraan korban sempat dilepas untuk menghilangkan jejak. Motor tersebut akhirnya dijual kepada seseorang bernama Sopian dengan harga sekitar Rp4,2 juta. 

Polisi kini masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut, termasuk alur penjualan barang hasil kejahatan. Aparat juga mengimbau masyarakat tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. 

Kasus ini menjadi perhatian publik di Karawang karena sebelumnya sempat berkembang narasi liar mengenai bentrokan suporter sepak bola. Polisi memastikan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

Operasional Magento Dihentikan karena Diduga Jadi Investasi Bodong

SPPG di Jakarta Barat Disetop Sementara karena Tak Layak Operasi