
Pertumbuhan industri elektronik hingga kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dinilai dapat mendorong peningkatan produksi dan penyerapan tembaga nasional dalam beberapa tahun mendatang. Pemerintah saat ini terus memperkuat program hilirisasi mineral guna meningkatkan nilai tambah komoditas tambang di dalam negeri.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar mengatakan komoditas tembaga menjadi salah satu sektor yang mulai menunjukkan perkembangan positif dalam program hilirisasi nasional. Menurutnya, pembangunan smelter tembaga di Gresik oleh PT Freeport Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperbesar kapasitas pengolahan domestik.
Bisman menilai hilirisasi tidak boleh berhenti hanya pada tahap pengolahan bahan mentah atau produk setengah jadi. Ia menekankan pentingnya pengembangan industri lanjutan seperti kabel listrik, komponen elektronik, baterai, hingga kendaraan listrik agar kebutuhan tembaga nasional terus meningkat seiring pertumbuhan industri manufaktur modern.
Menurutnya, penguatan industri hilir berbasis tembaga akan menciptakan multiplier effect yang lebih luas bagi ekonomi nasional. Selain meningkatkan penyerapan tenaga kerja, pengembangan kawasan industri hilir juga diyakini dapat memunculkan sektor usaha baru di sekitar fasilitas smelter dan kawasan produksi tambang.
Saat ini, PT Freeport Indonesia menjadi salah satu produsen tembaga terbesar di Indonesia. Dari produksi konsentrat sekitar 3,2 juta ton per tahun, perusahaan mampu menghasilkan sekitar 900 ribu ton tembaga serta puluhan ton emas. Dalam proyeksi terbaru, harga tembaga global diperkirakan terus meningkat seiring tingginya kebutuhan industri energi bersih dan kendaraan listrik dunia.
Pemerintah menilai momentum transisi energi global menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri mineral dunia. Selain nikel, tembaga kini dipandang sebagai komoditas strategis yang memiliki prospek besar karena menjadi bahan penting dalam industri elektronik, energi terbarukan, dan kendaraan listrik.
Dengan meningkatnya permintaan global terhadap produk berbasis energi bersih, pengembangan hilirisasi tembaga diyakini dapat memperbesar penerimaan negara sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di pasar internasional.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
