
Membaiknya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran dinilai membawa dampak positif bagi kondisi fiskal Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut meredanya ketegangan geopolitik berpotensi menurunkan tekanan terhadap harga energi global sehingga beban subsidi pemerintah dapat berkurang.
Selama beberapa waktu terakhir, konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang mendorong volatilitas harga minyak dunia. Ketika ketegangan menurun, harga energi cenderung lebih stabil sehingga risiko lonjakan subsidi energi dalam APBN dapat ditekan.
Menurut Purbaya, ruang fiskal yang tercipta dari berkurangnya kebutuhan subsidi dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mendukung berbagai program prioritas nasional. Salah satunya adalah agenda pembangunan yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain berdampak pada subsidi, kondisi geopolitik yang lebih kondusif juga dinilai membantu menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepastian pasar. Hal tersebut penting untuk mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan global karena dinamika geopolitik dapat berubah sewaktu-waktu. Kebijakan fiskal akan terus disesuaikan dengan kondisi ekonomi internasional yang berkembang.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.



