
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menjadi komisaris jenderal atau bintang tiga sejalan dengan tingginya kompleksitas penanganan keamanan di Jakarta dan wilayah penyangga. Dinamika sosial, politik, hingga ekonomi ibu kota disebut membutuhkan kapasitas kepemimpinan yang lebih kuat di tingkat kepolisian daerah.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengatakan karakteristik Jakarta berbeda dibanding daerah lain karena menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas politik nasional. Menurut dia, tantangan pengamanan di wilayah metropolitan jauh lebih kompleks sehingga membutuhkan struktur dan penguatan organisasi yang memadai.
Anam menilai kenaikan pangkat tersebut harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan publik dan respons kepolisian terhadap masyarakat. Ia berharap perubahan status jabatan itu tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membawa dampak terhadap efektivitas penegakan hukum dan pengamanan ibu kota.
“Dinamika sosial Jakarta berbeda dengan wilayah lain,” kata Anam saat menanggapi keputusan kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri resmi memperoleh kenaikan pangkat menjadi komisaris jenderal berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/Polri/Tahun 2026 tertanggal 13 Mei 2026. Informasi tersebut dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Kenaikan pangkat itu membuat Asep menjadi salah satu pejabat aktif Polri berpangkat bintang tiga yang masih menjabat kepala kepolisian daerah. Jabatan Kapolda Metro Jaya selama ini identik dengan posisi strategis karena menangani wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang memiliki mobilitas penduduk sangat tinggi.
Asep diketahui menjabat Kapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025 setelah dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum menduduki jabatan tersebut, lulusan Akpol 1994 itu pernah mengisi sejumlah posisi penting di Bareskrim Polri, termasuk Wakabareskrim dan Dirtipid Siber.
Kompolnas berharap penguatan struktur di Polda Metro Jaya dapat meningkatkan koordinasi penanganan keamanan, pengawasan kejahatan siber, hingga pengendalian gangguan ketertiban di kawasan metropolitan terbesar di Indonesia.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
